Lupa
Hari ini hari minggu. Dan aku lupa hari ini hari minggu. Itu artinya hari ini seharusnya aku masih tergeletak manja di atas kasur tanpa harus buru-buru mandi dan kelelahan karena berlari ke sekolah secepat yang aku bisa dengan laptop dan buku tebal di tasku seperti tadi. Iya. Aku lupa ini hari minggu. Dan aku baru ingat ketika aku sudah berdiri di depan pintu kelas. Memandang ke arah jendela dan melihat di dalam kelas tidak ada siapa-siapa disana. Aku sempat terdiam sejenak ketika Mang Asep memanggilku dari belakang. “neng Hana. Hari ini teh hari minggu. Neng Hana kenapa malah sekolah?” katanya dengan logat sundanya yang kental. Aku hanya nyengir sambil garuk-garuk kepala. “aku lupa mang.” Kataku. Mang Asep berdecak sambil geleng-geleng kepala. Aku menghela nafas panjang. Aku kira hari ini hari Senin. Padahal aku sudah berat-berat bawa laptop karena kukira hari ini ada presentasi. Tapi, tunggu. Daripada aku pulang ke rumah dengan tangan hampa, kenapa tidak pergi ke perpu...